Kamis, 24 Maret 2022

BIOLOGI KELAS XI SEMESTER II SISTEM EKSKRESI (ORGAN EKSKRESI)

 

HAND OUT BIOLOGI KELAS XI SEMESTER II

SISTEM EKSKRESI (ORGAN EKSKRESI)

 

Hari/Tanggal                                      :  Februari

Tujuan Pembelajaran                       : 1. Siswa mampu menjelaskan pengertian system ekskresi

                                                                  2. Siswa mampu mengidentifikasi organ-organ ekskresi

 

Materi Ajar :

Pengertian Sistem Ekskresi / Pengeluaran sisa metabolisme :

Sistem ekskresi adalah sistem pembuangan sisa-sisa metabolisme (ekskret).

Limbah hasil metabolisme pada manusia dapat berupa : ammonia, urea (seperti asam amino dan purin) dan asam urat, CO2, H2O (uap air), logam berat, dsb.

 

Organ / alat ekskresi pada manusia ada 5, yaitu :

  1. Hati (hepar)  ® menghasilkan empedu dan mengekskresikan zat bilirubin
  2. Kulit (dermis) ®menghasilkan keringat yang mengandung : air, garam mineral dan minyak
  3. Ginjal (ren) ® mengekskresikan urin yang mengandung : ammonia, urea, air dsb.
  4. Paru-paru  (Pulmo) ® mengekskresikan CO2 dan H2O (uap air)
  5. Usus besar (kolon) ® mengekskresikan logam berat

 

HATI (HEPAR)

-    Merupakan organ kelenjer terbesar dengan berat berkisar 1,5 – 2 kg

-    Letak : rongga perut sebelah kanan

-    Menghasilkan empedu, yang terbuat dari sel-sel darah merah (eritrosit) yang telah rusak

-    Pembuluh darahnya ada 2, yaitu : pembuluh aorta (nadi) dan pembuluh vena porta hepatica

-    Hemoglobin (Hb) yang mengalir pada hati diurai menjadi                                     

      

 

                                Hemin                                    Zat besi (Fe)                               Globin              

 

 


Zat warna empedu                    disimpan di hati         mensintesis protein albumin dan globulin

(bilirubin & biliverdin)

dioksidasi

di usus

                          urobilin

 

 


urin dan tinja berwarna kuning kecoklatan

 

- Fungsi Organ Hati :  1. menyimpan glikogen

                                        2. pembentukan glukosa (glukogenesis)

                                        3. tempat penimbunan mineral

                                        4. tempat sintesis protein tertentu, contoh albumin dan globulin

                                        5. menghasilkan empedu

                                        6. penawar racun (detoksifikasi)

                                        7. Mengemulsikan (mencerna) lemak

 

PARU-PARU (PULMO)

Berfungsi mengekskresikan CO2 dan H2O dari hasil pernapasan seluler

Reaksinya :

                               

Glukosa (C6H12O6)  +  6O2                       6CO2    +   6H2O

 

USUS BESAR (KOLON)

Hasil penguraian sel darah merah yang berlangsung di hati adalah bilirubin, yang selanjutnya dirombak lagi menjadi urobilin dan logam berat, yang kemudian diekskresikan oleh usus besar bersama feses.

 

 

KULIT (DERMIS)

Kulit terdiri dari 2 lapisan yaitu :

1.       Epidermis (kulit ari/kutikula) ® merupakan lapisan terluar dari kulit, yang memiliki struktur tipis dengan ketebalan  sekitar 0,07 mm terdiri atas beberapa lapisan, antara lain seperti berikut:terdiri dari 4 lapisan :

a)    Stratum korneum yang disebut juga lapisan zat tanduk.

Letak lapisan ini berada paling luar dan merupakan kulit mati,karena tersusun dari 50 lapisan sel-sel mati, dan akan mengalami pengelupasan secara perlahan-lahan,digantikan dengan sel-sel yang baru.

b)    Stratum lusidum,

yang berfungsi melakukan “pengecatan” terhadap kulit dan rambut. Semakin banyak melanin yang dihasilkan dari sel-sel ini, maka warna kulit akan menjadi semakin gelap. Selain itu melanin juga berfungsi untuk melindungi sel-sel kulit dari sinar ultraviolet matahari yang dapat membahayakan kulit. Walaupun sebenarnya dalam jumlah yang tepat sinar ultraviolet ini bermanfaat untuk mengubah lemak tertentu di kulit menjadi vitamin D, tetapi dalam jumlah yang berlebihan sangat berbahaya bagi kulit dan dapat membuat kulit semakin hitam.

Berdasarkan riset, sinar ultraviolet dapat merangsang pembentukan melanosit menjadi lebih banyak untuk tujuan perlindungan terhadap kulit. Sedangkan jika kita lihat seseorang mempunyai kulit kuning langsat, ini disebabkan orang tersebut memiliki pigmen karoten.

c)    Stratum granulosum,

yang menghasilkan pigmen warna kulit, yang disebut melanin. Lapisan ini terdiri atas sel-sel hidup dan terletak pada bagian paling bawah dari jaringan epidermis.

d)    Stratum germinativum,

sering dikatakan sebagai sel hidup karena lapisan ini merupakan lapisan yang aktif membelah. Sel-selnya membelah ke arah luar untuk membentuk sel-sel kulit teluar. Sel-sel yang baru terbentuk akan mendorong sel-sel yang ada di atasnya selanjutnya sel ini juga akan didorong dari bawah oleh sel yang lebih baru lagi. Pada saat yang sama sel-sel lapisan paling luar mengelupas dan gugur.

 

2.       Dermis (kulit jangat) atau korium ® terdapat pembuluh darah, akar rambut, ujung syaraf, kel. keringat (glandula sudorifera/sweal gland) serta kel. minyak (glandula sebasea)

Jaringan dermis memiliki struktur yang lebih rumit daripada epidermis, yang terdiri atas banyak lapisan. Jaringan ini lebih tebal daripada epidermis yaitu sekitar 2,5 mm. Dermis dibentuk oleh serabut-serabut khusus yang membuatnya lentur, yang terdiri atas kolagen, yaitu suatu jenis protein

yang membentuk sekitar 30% dari protein tubuh. Kolagen akan berangsur-angsur berkurang seiring dengan bertambahnya usia. Itulah sebabnya seorang yang sudah tua tekstur kulitnya kasar dan keriput.

 

Fungsi kulit :

  1. Melindungi tubuh dari bahaya mekanis dan kimiawi
  2. Penerima rangsang (reseptor) / indra peraba
  3. Mengatur suhu tubuh
  4. Menyimpan cadangan makanan berupa lemak
  5. Mengurangi hilangnya air dari dalam tubuh (dehidrasi)

 

Ø  Gambar Penampang Kulit

 

 

 

 

Proses pengeluaran kelenjer keringat :

  1. Keringat sedikit : suhu luar dingin ® aliran darah di hipotalamus dingin ® mengaktifkan pusat panas di hipotalamus ® suhu tubuh naik ® pembuluh darah kulit mengerut ® keringat sedikit.
  2. Keringat banyak : suhu luar panas ®aliran darah di hipotalamus panas ® mengaktifkan pusat dingin di hipotalamus ® suhu tubuh turun ® pembuluh darah kulit melebar/mengembang ® keringat banyak.

 

GINJAL (REN / NEFRON))

 

Fungsinya :

  1. Mengekskresikan zat-zat yang membahayakan tubuh (spt : protein asing, asam urat).
  2. Mengekskresikan zat-zat yang jumlahnya berlebihan (spt : kadar gula).
  3. Mempertahankan tekanan osmosis cairan ekstraseluler.
  4. Mempertahankan keseimbangan asam dan basa.

 

Anatomi Ginjal :

-          Ginjal berjumlah sepasang, terdapat pada rongga perut

-          Bentuknya seperti ercis, panjang lebih kurang 10 cm.

-          Setiap ginjal (ren) terdiri dari 1 juta sel-sel nefron, yang berfungsi untuk pembentukan urin dengan cara filtrasi dan reabsorbsi.

Struktur Ginjal :

1. Ginjal                 Korteks (luar)

                               Medula ® terdapat nefron                Badan Malphigi                  Kapsula Bowman

                                  Pelvis renalis                                                                                         Glomerulus

                                                         

                                                                                   Tubulus Contortus Proksimal

                                                                                   Tubulus Contortus Distal

                                                                                          Tubulus Kolektivus (Tubulus Pengumpul)

    Lengkung of Henle®ascend(naik) & descend (turun)

                             

 

Proses Pembentukan Urin :

1.       Filtrasi : proses penyaringan zat sampah yang dapat menjadi urin

Ø  Tempat : badan malpighi

Ø  Hasil : filtrat glomerulus (urin primer)

Ø  Komposisi : air, glukosa, protein, asam urat, kretinin, NH4 , urea, kalium, NaCl, fosfat dan sulfat

2.       Reabsorbsi : proses penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna

Obligat (pasti/secara umum)

Ø  Tempat : tubulus kontortus proksimal

Ø  Reabsorsi terhadap asam amino, protein, glukosa vitamin, air, natrium, kalium, klorida dan zat yang masih diperlukan tubuh

Fakultatif (kondisional)

Ø  Tempat : tubulus kontortus distal

Ø  Dilakukan tergantung kebutuhan tubuh

Ø  Reabsorbi yang dipengaruhi oleh hormon. Contoh : reabsorbsi Ca2+ dibantu oleh PTH (parathyroid hormon), reabsorbsi air dibantu oleh ADH (anti diuretic hormone), reabsorbsi Na oleh aldosteron

3.       Augmentasi : pengeluaran zat-zat yang tidak berguna dan tidak dapar disimpan oleh tubuh

Ø  Tempat : tubulus kontortus distal dan tubulus kolektivus

Ø  Penambahan zat yang tidak berguna, misalnya : H+ dan K+

Hasil proses filtrasi, reabsorbsi dan augmentasi berupa urin sekunder yang akan ditampung di pelvis renalis sebelum dibawa ke kandung kemih (vesika urinaria).

 

Gambar Ginjal

 

Gambar Proses Pembentukan Urin

 

 

 

 

EVALUASI :

1.       Sistem ekskresi adalah ....

2.       Paru-paru mengeluarkan ....

3.       Empedu berwarna kehijauan disebabkan oleh zat ....

4.       Zat yang menyebabkan urin dan tinja berwarna kuning kecoklatan adalah ....

5.       Tuliskan 2 fungsi organ hati !

6.       Lapisan kulit yang menghasilkan pigmen adalah stratum.... dan lapisan zat tanduk pada ....

7.       Lapisan kulit yang banyak mengandung pembuluh darah dan ujung-ujung syaraf adalah ....

8.       Tuliskan 2 fungsi kulit !

9.       Fungsi hormon ADH adalah ....

10.    Pada proses pembentukan urin primer dihasilkan pada tahap.... dan urin sekunder dihasilkan pada tahap ...

 

DOWNLOAD FILE 

DOWNLOAD FILE EN

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAKALAH PKN MENGENAL SUKU JAWA

  MAKALAH PKN "MENGENAL SUKU JAWA"   D I S U S U N OLEH : Nama Kelompok 1.Reihaadi 2.Sri Rahayu zoratul ...