Senin, 29 November 2021

MAKALAH PENELITAIAN DAMPAK BENCANA ALAM DAN PERISTIWA ALAM YANG DAPT MERUGIKAN MANUSIA

 

DOWNLOAD DOKUMEN

              Dampak Bencana Alam dan Peristiwa Alam yang dapat merugikan

                                                 Manusia

 

                                           Makalah Penelitian

                                        Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas

                                              Siswa kelas X SMAN 02 Tualang

                                                       Tahun Pelajaran 2021

 

 

 

 

 

 

 

                                              Disusun Oleh:

                                                             Theo Nehemia

                                                                X MIPA 5

 

 

 

 

 

                                                                                                                                                                                                  

                                       Kata Pengantar

Puji syukur Tuhan  yang Maha esa, karena atas berkat dan rahmatNya, penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini dengan tepat waktu.Beragam upaya telah pnulis lakukan dalam membuat karya tulis ini, dengan judul”Dampak Bencana Alam yang merugikan manusia”,Penulis bermaksud, dengan menyusun karya tulis ini,dapat bermanfaat bagi semua pihak, sehubungan dengan hal tersebut penulis banyak mengucapkan terimakasih kepada:

1.      Tuhan yang Maha Esa,yang senantiasa memberikan karunia dan berkat selama menyusun karya tulis ini

2.      Kedua orang tua yang selalu memeberikan motivasi dan dukungan sehingga karya tulis ini dapat terselesaikan dengan tepat waktu;

3.      Kepada kepala sekolah SMAN 02 Tualang, karena telah memberikan kesempatan kepada penulis agar dapat berkarya sesuai dengan kreatifitas yang dimiliki masing-masing individu;

4.      Ibu Erni sebagai guru sekaligus pembimbing pembimbing penulisan karya tulis ini dan memberikan masukan serta saran sehinggga penulisan karya tulis ini dapat berjalan sesuai dengan harapan

5.      Teman-teman SMAN 02 Tualang, khususnya kelas X MIPA 05, yang senantiasa saling menopang, memberi motivasi semangat dan dukungan dalam terwujudnya karya tulis ini.

Penulis menyadari, bahwa karya ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan penulis demi kesempurnaan karya tulis ini.,

Akhir kata penulis hanya bias berharap, semoga karya tulis ini dapat memberikan sumbangan pemikiran dan dapat bermanfaat bagi semua pihak, baik sekolah maupun lapisan masyarakat.

                                                                                                    

                                                                                               Tualang,23 November 2021

                                                                                                                  

                                                                                                                   Penulis

 

 

                                                                                                              

 

                                                                                                               Theo Nehemia

                                                                   Daftar Isi                      

Bab 1     

A.    Pendahuluan……………………………………………………………………………..4

B.     Rumusan Masalah…………………………………………..............................................4

C.     Tujuan Penelitan………………………………………………………………………….4

D.    Metode Penelitian………………………………………………………………………..4

Bab II (Deskripsi Wilayah)

A.    Lokasi Penelitian…………………………………………………………………………5.

B.     Kondisi Penelitian dan keberadaan penduduk tempat penelitian…………………………5

Bab III

A .Landasan Teori……………………………………………………………......................5

1.      Pengertian Bencana Alam…………………………………………………………….5

2.      Faktor-faktor Bencana Alam………………………………………………………….5

3.      Pengertian kerugian Bencana Alam…………………………………………………..6

       B .Metode Penelitian……………………………………………………………………….6

Bab IV

PEMBAHASAN………………………………………………………………………………..7

1.      Macam-macam Bencana Alam…………………………………………………..............7

Bab V

PENUTUP……………………………………………………………………………………9

A.Kesimpulan dan saran………………………………………………………………......9

DAFTAR PUSTAKA

 

 

 

 

 

                                                               BAB 1

                                                       PENDAHULUAN

A.Latar Belakang Masalah

            Bencana Alam adalah merupakan sesuatu kejadian yang mengerikan bagi masyarakat. Bagaimana tidak bahwa bencana alam ini dapat terjadi kapanpun dan dimanapun.Ada yang bilang bahwa bencana dapat terjadi jika memang ulah masyaraktanya sendiri, namun melihat fakta di lapangan memang tingkat kesadaran terhadap lingkungan masih minim dalam menjaga lingkungan. Dan itu adalah salah satu dasar mengapa seringnya terjadi bencana. Selain itu memang Indonesia memliki segudang potensi bencana alam yang akan terjadi. Dalam 10 tahun terakhir contohnya setiap tahun selalu saja terjadi beberapa bencana yang sama kembali terjadi di indonesia. Bahkan jumlah kejadian beberapa bencana misalnya dari tahun 2010 sampai tahun 2017 cenderung miningkat jumlah kejadiannya. Dari hal tersebut tentu menimbulkan kerugian serta korban jiwa yang mengulang setiap tahunnya dimasyarakat. Mengapa hal ini selalu terulang dan kaku ketika melihat masyarakat dalam menghadapi bencana. . Di dalam setiap bencana yang akan terjadi maupun sesudah, masyarakat kita sering kali mendapatkan informasi-informasi yang salah. Pada dasarnya masyarakat akan cenderung panik dalam menghadapi informasi atau isu-isu yang tidak benar. Dalam hal ini sering terjadi beredar dalam media sosial yang disalurkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Di sinilah bahayanya jika terjadinya informasi yang salah dan membuat masyarakat jadi panik dan mempercayainnya akan sangat bahaya dengan dampaknya. Bila hal ini tidak bisa ditangani oleh masyarakat sendiri tidak akan tau dampaknya bakal bagaimana. dan disinilah peran pemerintah seharusnya menangani. Dalam menangani, pemerintah harus membuat rencana-rencana ke depannya secara terstruktur bagaimana menangani masalah manajemen komunikasi bencana ini.

Pemerintah pusat sudah membuat status hukum undangundang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penangulangan bencana dan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam penaganan bencana, di semua badan pemerintah seperti BNPB atau organisasi yang mumpunyai kepentingan dalam penanganan bencana,mereka tentu memiliki yang namanya manajemen bencana. Manajemen bencana merupakan suatu proses dimana suatu tim akan membuat langkahlangkah apa saja yang harus dilakukan dalam penanganan bencana. Seperti menganalisis, membuat daftar kerja para timnya, logistik, dll, yang berhubunngan langsung dengan penanganan bencana. Hal ini memang diperlukan sebagai dasar yang harus diperhatikan, sebab kalau tidak mempunyai dasar ini mungkin tidak akan jelas apa yang mau jadi penanganan bencana. Di samping lain dalam organisasi dibutuhkan sebuah komunikasi, yang dimana disetiap kegiatan dalam penaganan bencana dibutuhkan adanya manajemen komunikasi. komunikasi dan informasi yang disampaikan oleh pimpinan dan diteruskan kebawahnya dimengerti, dibutuhkan adanya pola komunikasi, Pola komunikasi adalah gambaran yang sederhana dari proses komunikasi yang memperlihatkan kaitan antara satu komponen komunikasi dengan komponen lainnya. Ini menunjukan bahwa dari apa yang direncanakan sebuah organisasi harus jelas dalam komunikasi organisasi.

 

 

 

 

                                                       Bab II

                                              Deskripsi Wilayah

 

A.Lokasi Penelitian

     Penelitian ini dilakukan di lakukan di wilayah Tualang tepatnya di Kompleks KPR 2

 

B.Kondisi Penelitian dan Keadaan Penduduk Tempat Penelitian

            Penelitian ini dilaksanakan dengan sebaik mungkin dengan mengikuti Protokol Kesehatan dan meminta izin terhadap warga sekitar untuk melaksanakan penelitian agar masyarakat sekitar tidak terganggu oleh penelitian yang dilakukuka

 

 

 

 

 

 

                                                                      Bab III

                                  LANDASAN TEORI DAN METODE PENELITIAN

 

A.Landasan Teori

1.Pengertian Bencana Alam

Bencana alam, adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Peristiwa alam dapat berupa banjir, letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, tanah longsor, badai salju, kekeringan, hujan es, gelombang panas, hurikan, badai tropis, taifun, tornado, kebakaran liar dan wabah penyakit atau peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis. Jenis-jenis bencana menurut Undang-Undang No.24 Tahun 2007, antara lain:

1. Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau

    serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa

    bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah

    longsor.

2. Bencana non alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau

    rangkaian peristiwa non alam yang antara lain berupa gagal teknologi, gagal

    modernisasi, epidemi dan wabah penyakit.

3. Bencana sosial adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau

    serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik

2.      Faktor-faktor Bencana alam

Faktor - faktor terjadinya bencana alam dapat disebabkan oleh manusia atau dari alam itu sendiri. Berikut ini faktor penyebab bencana alam,yaitu:

  1. Adanya pergeseran atau pergerakan lempeng tektonik yang menyebabkan gunung meletus
  2. Adanya pertemuan antara lempeng samudera dan lempeng benua di kerak bumi saling bergesekan dapat menyebabkan gempa bumi
  3. Naiknya gelombang air laut dengan cepat menyebabkan terjadinya tsunami
  4. Penebangan hutan secara liar, dapat menyebabkan tanah longsor dan banjir, sampai kekeringan.
  5. Tidak melakukan reboisasi
  6. Tidak menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah ke sungai menyebabkan banjir.
  7. Pemanasan global

3.      Pengertian Peristiwa Alam

                  Pengertian Peristiwa alam adalah peristiwa yang terjadi karena pengaruh yang   ditimbulkan oleh alam itu sendiri.Peristiwa alam dapat bersifat merugikan dan membahayakan Akan tetapi, dapat pula yang tidak membahayakan .Contoh peristiwa alam yang membahayakan adalah banjir,gunumg meletus,gempa bumi,angina topan, dan tanah longsor. Peristiwa alam yang tidak membahayakan misalnya Pergantian musim,terbentuknya embun dan pelangi.

B.Metode Penelitian

            Metode Penelitian yang digunakan penulis untuk menyusun makalah penelitian ini adalah:

1.Penelitian Pengetahuan

            Penelitian pengetahuan berasal dari kemampuan daya pikir penulis yang telah mengetahui topic yang dijadikan referensi dalam pembuatan karya tulis.

2. Studi Pustaka

            Suatu metode didalam pengumpulan data dengan cara melakukan pengkajian terhadap sumber-sumber seperti  dengan membaca buku dan dari internet yang berhubungan dengan permasalahan yang menjadi topik dalam makalah ini.

3.Penelitian Wawancara

            Penelitian wawancara adalah sebuah metode penelitian yang mencari sumber informasi yang dididapat dari beberapa narasumber yang ahli dalam bidangnya.

 

 

 

                                                       

 

                                                           Bab IV

                                          PEMBAHASAN

A Macam-macam Bencana Alam

1. Gempa bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh tumbukan antar lempeng bumi, patahan aktif, akitivitas gunung api atau runtuhan batuan.

Gempa bumi aceh pada 26 Desember 2004 yang memakan banyak korban jiwa. Gempa berkekuatan 9,1 hingga 9,3 Skala Richter dari dasar laut sebelah Barat Aceh, setelahnya diikuti dengan tsunami yang memporak-pondakan Aceh dan sekitarnya.

2. Letusan gunung api

Letusan gunung api merupakan bagian dari aktivitas vulkanik yang dikenal dengan istilah "erupsi". Bahaya letusan gunung api dapat berupa awan panas, lontaran material (pijar), hujan abu lebat, lava, gas racun, tsunami dan banjir lahar.

3. Tsunami

Tsunami berasal dari bahasa Jepang yang berarti gelombang ombak lautan ("tsu" berarti lautan, "nami" berarti gelombang ombak). Tsunami adalah serangkaian gelombang ombak laut raksasa yang timbul karena adanya pergeseran di dasar laut akibat gempa bumi.

4. Tanah longsor

Tanah longsor merupakan salah satu jenis gerakan massa tanah atau batuan, ataupun percampuran keduanya, menuruni atau keluar lereng akibat terganggunya kestabilan tanah atau batuan penyusun lereng.

5. Banjir

Banjir adalah peristiwa atau keadaan dimana terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat.

6. Banjir bandang

Banjir bandang adalah banjir yang datang secara tiba-tiba dengan debit air yang besar yang disebabkan terbendungnya aliran sungai pada alur sungai.

7.Kekeringan

Kekeringan adalah ketersediaan air yang jauh di bawah kebutuhan air untuk kebutuhan hidup, pertanian, kegiatan ekonomi dan lingkungan. Adapun yang dimaksud kekeringan di bidang pertanian adalah kekeringan yang terjadi di lahan pertanian yang ada tanaman (padi, jagung, kedelai dan lain-lain) yang sedang dibudidayakan.

8. Kebakaran hutan

Kebakaran hutan dan lahan adalah suatu keadaan di mana hutan dan lahan dilanda api, sehingga mengakibatkan kerusakan hutan dan lahan yang

9. Angin puting beliung

Angin putting beliung adalah angin kencang yang datang secara tiba-tiba, mempunyai pusat, bergerak melingkar menyerupai spiral dengan kecepatan 40-50 km/jam hingga menyentuh permukaan bumi dan akan hilang dalam waktu singkat (3-5 menit).

Gelombang pasang adalah gelombang tinggi yang ditimbulkan karena efek terjadinya siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia dan berpotensi kuat menimbulkan bencana alam. Indonesia bukan daerah lintasan siklon tropis tetapi keberadaan siklon tropis akan memberikan pengaruh kuat terjadinya angin kencang, gelombang tinggi disertai hujan deras.

10. Gelombang pasang atau badai

Gelombang pasang atau badai menimbulkan kerugian ekonomis dan atau nilai lingkungan. Kebakaran hutan dan lahan seringkali menyebabkan bencana asap yang dapat mengganggu aktivitas dan kesehatan masyarakat sekitar.

11. Abrasi

Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai. Kerusakan garis pantai akibat abrasi ini dipicu oleh terganggunya keseimbangan alam daerah pantai tersebut. Walaupun abrasi bisa disebabkan oleh gejala alami, namun manusia sering disebut sebagai penyebab utama abrasi.

    

 

                                                            

 

 

                                                     

 

                                                         BAB V

                                                       PENUTUP

 

A.KESIMPULAN

Ancaman bencana, baik bencana alam maupun bencana non-alam memang memiliki tingkat dampak yang berbeda-beda.di tiap tempat.Selama ini yang kita ketahui hanya dampak buruk dari bencana alam. Bencana alam dapat mengakibatkan damenyebab bencana alam dibagi 2 yaitu sifat dari alam itu sendiri dan juga ulah manusia, seperti gempa bumi penyebab alaminya adalah pergeseran/tabrakan lempeng bumi. Seperti di Indonesia yang sering terjadi letusan gunung berapi, hal itu dikarenakan Indonesia berada dalam lingkaran cincin api pasifik atau yang biasa disebut ring of fire.pak yang merusak pada bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. Kerusakan infrastruktur dapat mengganggu aktivitas sosial, korban jiwa, kerusakan ekosistem, dan hilangnya tempat tinggal.

B.SARAN

 Dampak bencana alam ini harus dicegah dari perubahan diri kita,yaitu:

  1. Menjaga lingukungan sekitar
  2. Hindari membuat rumah di pinggiran sungai
  3. Melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi.
  4. Buanglah sampah pada tempatnya.
  5. Rajin Membersihkan Saluran Air.
  6. Membangun Pemecah Gelombang
  7. Hutan Mangrove/Bakau

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                    DAFTAR PUSTAKA

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&ved=2ahUKEwj3t4Oljqz0AhWhzDgGHQLQCSsQFnoECAMQAw&url=https%3A%2F%2Fwww.kompasiana.com%2Fmuhammadbakhrulmultazam%2F60124de9d541df2bc82d4502%2Fdampak-bencana-alam-negatif-maupun-positif&usg=AOvVaw0pzVRHXZJ8JfOfNzd5sQLZ

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwjKiO3CkKz0AhXlzTgGHYN9AzMQFnoECAQQAQ&url=https%3A%2F%2Findonesiabaik.id%2Finfografis%2Ffaktor-penyebab-terjadinya-bencana&usg=AOvVaw0pRY8ZIQvg8ZuYPmtg5L9

https://www.google.com/url?sa=i&url=https%3A%2F%2Fwww.merdeka.com%2Fsumut%2F9-macam-macam-bencana-alam-di-indonesia-dan-penjelasannya-kln.html&psig=AOvVaw0SPg9dDftbYXKEhh9QLZBJ&ust=1637676558869000&source=images&cd=vfe&ved=2ahUKEwj5hNTdkqz0AhXSe30KHcB9AtMQr4kDegQIARB6

https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwivgebzkaz0AhWuzDgGHZ_EBVEQFnoECAwQAQ&url=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Fnews%2Fread%2F3870671%2F11-macam-macam-bencana-alam-dan-penjelasannya-yang-terjadi-di-indonesia&usg=AOvVaw20XguBXwNcBVfNJjmypwWk

Undang-undang No.24 Tahun 2007

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                           LAMPIRAN

 

                     

 

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAKALAH PKN MENGENAL SUKU JAWA

  MAKALAH PKN "MENGENAL SUKU JAWA"   D I S U S U N OLEH : Nama Kelompok 1.Reihaadi 2.Sri Rahayu zoratul ...