MENGANALISIS
FENOMENA PEMERINTAHAN PENGELOLAAN WISATA UNGGUL PONGGOK DIDESA PONGGOK,KLATEN
JAWA TENGAH
a. Kekuatan (strenghts)
Kekuatan merupakan sumber atau kemampuan yang dikuasai atau
yang
tersedia bagi perusahaan dan memberikan keuntungan
dibandingkan
dengan para pesaingnya dalam melayani kebutuhan para
pelanggan.
Umumnya, daerah kekuatan berkaitan dengan keunggulan dari
para
pegawai atau berdasarkan sumber daya (rescources based).
Dalam hal
ini yang menjadi kekuatan dari obyek wisata adalah
pemandangan yang
indah dan alami, tempat berenang yang aman, fasilitas yang
cukup memadai dengan tersedianya penginapan/hotel yang tidak terlalu jauh
dengan obyek wisata, tempat ibadah dll.
b. Kelemahan (weaknesses)
Kelemahan merupakan keterbatasan atau kekurangan dalam salah
satu
sumber daya atau kemampuan (capability) organisasi
dibandingkan
dengan parampesaingnya yang meciptakan kerugian dalam usaha
memenuhi kebutuhan para pelanggan secara efektif. Dalam hal
ini
kelemahan dari Umbul Sigedang yaitu penempatan pedagang kaki
lima
yang belum tertata dengan baik, dan pengelolaan sampah yang
masih
buruk serta infrastuktur jalan yang belum memadai.
c. Peluang (opportunities)
Peluang merupakan situasi yang menguntungkan didalam
lingkungan
organisasi. Kecenderungan-kecenderungan yang terdapat di
dalam
lingkungan yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi merupakan
sebuah peluang. Begitu pula perubahan-perubahan di dalam
peraturanperaturan pemerintah pusat atau setempat
dan perubahan-perubahan
yang terjadi di bidang teknologi, serta perbaikan hubungan
antara
pembeli dan penjual dapat merupakan sebuah peluang. Peluang
dari
Umbul Sigedang adalah dengan kekuatan yang dimiliki, bisa
mendatangkan investor-investor dari luar sehingga dapat di
manfaatkan
oleh pemerintah daerah untuk menunjang pengelolaan
pariwisata
Umbul Sigedangd.
d. Ancaman (threats)
Ancaman merupakan situasi utama yang tidak menyenangkan di
dalam
sebuah lingkungan. Ancaman adalah rintangan utama terhadap
posisi
saat ini atau posisi yang diinginkan perusahaan atau
organisasi.
Masuknya pesaing-pesaing pembukaan wisata baru, pertumbuhan
besar
yang tersendat, perubahan teknologi, serta
peraturan-peraturan yang
baru dapat merupakan ancaman terhadap keberhasilan
perusahaan atau
organisasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar