MAKALAH PENJAS
KEBUGARAN JASMANI
Guru
Pembimbing:Dewi Sartika S.Pd
Nama
Kelompok:
Adinda
Putri Ameriza
Annisa
Putri Madani
Fadli
Harvendri
Firman
Nur Fadli
XII MIPA 1
SMA NEGERI 2 TUALANG
TAHUN AJARAN 2021/2022
KATA PENGANTAR
Puji dan
syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmatnya
akhirnya kami dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Kebugaran Jasmani”. Makalah ini di buat
untuk memenuhi tugas mata pelajaran penjas.
Kami
menyadari bahwa makalah ini jauh dari kesempurnaan dan di susun dalam berbagai
keterbatasan. Maka dari itu, kami mengharapkan kritik dan sarannya.Kami
berharap makalah ini bermanfaat, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi siapa
saja yang membacanya.
Perawang,20
November 2021
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR............................................................................................
DAFTAR
ISI........................................................................................................................
BAB
I PENDAHULUAN.......................................................................................
1.1
Latar Belakang.........................................................................................
1.2
Rumusan Masalah....................................................................................
1.3
Tujuan......................................................................................................
BAB
II PEMBAHASAN.........................................................................................
2.1
Kebugaran Jasmani...................................................................................
2.2
Fungsi Kebugaran Jasmani.......................................................................
2.3
Konsep Kebugaran Jasmani.....................................................................
2.4
Faktor Penunjang Kebugaran Jasmani.....................................................
2.5
Komponen Kebugaran Jasmani................................................................
2.6
Faktor Kebugaran Jasmani.......................................................................
2.7
Manfaat Kebugaran Jasmani....................................................................
BAB
III PENUTUP.................................................................................................
3.1
Kesimpulan...............................................................................................
3.2
Saran.........................................................................................................
DAFTAR
PUSTAKA.............................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Kebugaran
jasmani terdiri dari komponen komponen yang dikelompokkan menjadi kelompok yang
berhubungan dengan kesehatan dan kelompok yang berhubungan dengan
keterampilan.Kebugaran jasmani yang dimiliki setiap orang berbeda beda.Hal ini
disebabkan oleh perbedaan profesi dan tugas masing masing orang.
Komponen jasmani dibagi atas 2
yaitu,komponen jasmani yang berkaitan dengan kesehatan dan keterampilan.Semua
bentuk kegiatan manusia memerlukan dukungan kemampuan fisik,oleh karena itu
kemampuan fisik merupakan faktor dasar pada aktivitas manusia.Untuk menjalankan
sehari hari,seseorang minimal memiliki kemampuan fisik yang dapat mendukung
tuntutan aktivitas itu.
1.2 Rumusan
Masalah
1. Apa
pengertian dari kebugaran jasmani?
2. Apa fungsi dari kebugaran jasmani?
3. Apa saja konsep dari kebugaran jasmani?
4. Apa saja faktor penunjang kebugaran jasmani?
5. Apa saja komponen-komponen dalam kebugaran jasmani?
6. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi?
7. Apa manfaat dari kebugaran jasmani?
1.3 Tujuan
Pembuatan
makalah ini bertujuan untuk
1. Untuk
mengetahui pengertian dari kebugaran jasmani
2. Untuk mengetahui fungsi dari kebugara jasmani
3. Untuk mengetahui konsep kebugaran jasmani
4. Untuk mengetahui faktor penunjang kebugaran jasmani
5. Untuk megetahui komponen-komponen kebugaran jasmani
6. Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebugaran jasmani
7. Untuk mengetahui manfaat kebugaran jasmani
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Kebugaran
Jasmani
Kebugaran
jasmani menurut ahli faal dapat didefinisikan sebagai kemampuan seseorang
untuk melakukan satu tugas khas yang memerlukan kerja muskular di mana
kecepatan dan
ketahanan merupakan kriteria utama.
Sedang
menurut ahli-ahli pendidikan jasmani kebugaran jasmani adalah kapasitas
fungsional total seseorang untuk melakukam sesuatu kerja jasmani yang baik
dapat diartikan
cukup mempunyai kesanggupan untuk melakukan pekerjaannya dengan efisien tanpa
menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga masih memiliki sisa tenaga untuk
mengisi waktu luangnya dan tugas tugas mendadak lainnya. Bisa dikatakan pula
bahwa tingkat kebugaran jasmani yang baik memberikan seseorang kesanggupan pada
seseorang untuk menjalankan hidup yang produktif dan dapat menyesuaikan diri
pada tiap pembebanan yang banyak.
Menurut Sajoto (1995:8-11) kondisi fisik atau kebugaran jasmani adalah satu
kesatuan
yang utuh dari komponen komponen yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Baik
peningkatan
maupun pemeliharaannya.
Disebutkan
pula bahwa komponen kondisi fisik meliputi: kekuatan,daya tahan, daya otot,
kecepatan,daya lentur,kelincahan,koordinasi,keseimbangan,dan ketepatan.
Kebugaran jasmani yang berhubungan dengan kesehatan (healtah related fitness)
terdiri dari:daya tahan jantung paru (cardiorespiatory), kekuatan otot, daya
tahan otot, fleksibilitas, dan komposisi tubuh.
2.2 Fungsi Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani mempunyai fungsi
yang sangat penting bagi kehidupan seseorang
dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kebugaran jasmani berfungsi untuk
meningkatkan
kemampuan kerja bagi siapapun yang memilikinya sehingga dapat melaksanakan
tugas tugasnya
secara optimal untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.
Fungsi kebugaran jasmani adalah
untuk meningkatkan daya tahan tubuh,meningkatkan kekuatan otot dan kepadatan
tulang pinggang,punggung dan lutut,meningkatkan kelenturan (fleksibilitas) pada
tubuh sehingga dapat mengurangi cedera,dll.
2.3 Konsep Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani tidak hanya
menggambarkan kesehatan,tetapi lebih merupakan cara
mengukur individu melakukan kegiatannya sehari hari.Ada 3 hal penting dalam
kebugaran
jasmani,yaitu:
a)
Fisik
Berkenaan dengan otot, tulang, dan bagian lemah.
b)
Fungsi organ
Berkenaan dengan efisiensi sistem jantung, pembuluh darah, dan pernapasan
(paru-paru)
c)
Respon otot
Berkenaan dengan kelenturan, kekuatan, kecepatan, dan kelemahan
2.4 Faktor Penunjang Kebugaran
Jasmani
Berdasarkan para pendapat para ahli, peneliti
menyatakan bahwa faktor yang dominan
berpengaruh terhadap kebugaran jasmani antara lain faktor postur tubuh, kerja
faal tubuh,
psikologi, dan faktor penunjang. Menurut Yunusual Hairy (2005:1.18),
menyebutkan bahwa
komponen kebugaran jasmani tergantung dua komponen dasar, yaitu:
·
Kesegaran organik (Organik Fitness)
Maksudnya ialah sifat-sifat khusus yang bersifat keturunan yang kita miliki,
yang
diwarisi dari kedua orang tua, tingkat kebugaran jasmani keseluruhan.
·
Kesegaran dinamik (Dynamic Fitness)
Variabelnya lebih banyak yang digunakan untuk hal-hal yang mengarah kepada
kesiapan
dan kapasitas tubuh untuk bergerak dan bertindak dalam tingkatan tertentu
sesuai dengan
situasi yang dihadapi yang keduanya sama. Secara keseluruhan, kesegaran organik
sulit
dikembangkan, sedangkan komponen kesegaran dinamik dapat
dikembangkan/ditingkatkan dengan melakukan kegiatan fisik.
Menurut Djoko Pekik Irianto (2004:16) bahwa
keberhasilan untuk mencapai kebugaran
ditentukan oleh kualitas latihan, meliputi: tujuan latihan, pemilihan model
latihan, sarana latihan,
dan dosis latihan konsep FIT (Frequency Intensity, and Time).Frequency adalah
unit latihan persatuan waktu, latihan 3-5 kali per minggu. Intensity adalah
berat ringannya kualitas latihan 75-85% Detak Jantung Maksimal (DJM), dihitung
dengan cara 220-umur (dalam tahun). Time adalah durasi yang diperlukan setiap
kali latihan, waktu berlatih 20-60 menit.Secara ilmu keolahragaan, kebugaran
jasmani berarti “memiliki taraf kemampuan fisik dan kesehatan untuk
melaksanakan aktivitasnya dengan baik”.
2.5 Komponen-Komponen Kebugaran
Jasmani
a.
Kekuatan (Strenght)
Kekuatan adalah kemampuan dalam mempergunakan otot untuk menerima beban
sewaktu bekerja. Kekuatan otot dapat diraih dari latihan dengan beban berat dan
frekuensi sedikit. Kita dapat melatih kekuatan oto lengan dengan latihan angkat
beban,
jika beban tersebut hanya diangkat 8-12 kali saja. Contoh latihannya adalah
sebagai
berikut :
·Squat jump, melatih kekuatan otot
tungkai dan otot perut.
·Push up, melatih kekuatan otot
lengan.
·Sit up, melatih kekuatan oto perut.
·Angkat beban, melatih kekuatan otot
lengan.
·Back up, melatih kekuatan otot perut
b.
Daya Tahan (Endurance)
Daya tahan adalah kemampuan seseorang
dalam mempergunakan sistem jantung,
paru-paru, dan peredaran darah secara
efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara
terus menerus. Dengan kata lain,
berhubungan dengan sistem aerobik dalam proses
pemenuhan energinya.
Latihan untuk melatih daya tahan dapat
dilatih dengan beban rendah atau kecil, namun
dengan frekuensi yang banyak dan dalam
durasi waktu yang lama. Contoh latihannya
adalah sebagai berikut :
·Lari 2,4 km.
·Lari 12 menit.
·Lari multi stage
·Angkat beban dengan beban yang
ringan namun dengan repetisi dan set yang
banyak.
·Lari naik turun bukit.
c.
Daya Otot (Muscular Power)
Daya otot adalah kemampuan seseorang
dalam mempergunakan kekuatan
maksimum yang dikerahkan dalam waktu
sependek-pendeknya. Dengan kata lain
berhubungan dengan sistem anaerobik
dalam proses pemenuhan energinya. Daya otot
disebut juga daya ledak atau (explosive
power).
Latihan yang dapat melatih daya ledak
otot adalah latihan yang bersifat cepat atau
berlangsung secepat mungkin. Contoh
latihannya adalah sebagai berikut :
·Vertical jump (meloncat ke atas),
melatih daya ledak otot tungkai.
·Front jump (meloncat ke depan),
melatih daya ledak to tungkai.
·Side jump (meloncat ke samping),
melatih daya ledak otot tungkai.
d.
Kecepatan (Speed)
Kecepatan merupakan kemampuan seseorang
untuk mengerjakan gerakan
berkesinambungan dalam bentuk yang sama
dengan waktu sesingkat-singkatnya.
Kecepatan sangat dibutuhkan dalam
olahraga yang sangat mengandalkan kecepatan,
seperti lari pendek 100 meter dan lari
pendek 200 meter.
Kecepatan dalam hal ini lebih mengarah
pada kecepata otot tungkai dalam bekerja.
Contoh latihannya adalah sebagai berikut
:
·Lari cepat 50 meter.
·Lari cepat 100 meter.
·Lari cepat 200 meter.
e.
Daya Lentur (Flexibility)
Daya lentur adalah efektifitas seseorang
dalam menyesuaikan diri untuk segala aktifitas
dengan pengeluaran tubuh yang luas.
Contoh layihannya adalah sebagai berikut :
·Upper body flexibility exercise
f.
Kelincahan (Agility)
Kelincahan adalah kemampuan seseorang
mengubah posisi di area tertentu, dari
depan ke belakang, dari kiri ke kanan
atau dari samping ke depan, olahraga yang sangat
mengandalkan kelincahan misalnya bulu
tangkis.
Kelincahan dapat dilatih dengan lari
cept dengan jarak sangat dekat, kemudian berganti
arah. Contoh latihannya adalah sebagi
berikut :
·Lari zig-zag
·Lari bolak-balik 5 meter
·Lari bolak-balik 10 meter
·Lari angka 8
g.
Koordinasi (coordination)
Koordinasi adalah kemampuan seseorang
untuk mengintegrasikan berbagai
gerakan yang berbeda ke dalam pola
gerakan tunggal secara efektif. Contoh lainnya
adalah memantulkan bola tenis ke tembok
dengan tangan kanan kemudian
menangkapnya dengan tangan kiri,
kemudian memantulkannya dengan tangan kiri lalu
menangkapnya dengan tangan kanan.
Melempar keatas bola tenis dengan tangan kanan
kemdian ditangkap menggunakan tangan
kiri, lalu melemparkannya ke atas
menggunakan tangan kiri, kemudian
menangkapnya dengan tangan kanan.
h.
Keseimbangan (Balance)
Keseimbangan merupakan kemampuan
seseorang mengendalikan organ-organ
syaraf otot sehingga dapat mengendalikan
gerakan-gerakan dengan baik dan benar.
Senam merupakan salah satu cabang olahraga
yang sangat mengandalkan keseimbangan.
Contoh latihannya adalah sebagai berikut
:
·Berjalan di atas blok kayu selebar
10 cm, sepanjang 10 m.
·Berdiri dengan satu kaki jinjit.
·Tubuh membentuk kapal-kapalan.
·Sikap lilin.
·Berdiri dengan tangan sebagai sandaran tubuh.
i.
Ketepatan (Acuracy)
Ketepatan adalah kemapuan seseorang
untuk mengendalikan gerak-gerak bebas
terhadap suatu sasaran.sepak bola dan
bola basket merupakan olahraga yang
membutuhkan ketepatan yang baik untuk
memasukkan bola ke gawanang dengan kaki
dan memasukkan bola ke keranjang dengan
tangan. Contoh latihannya adalah sebagai
berikut :
·Melempar bola tenis ketembok,
sebelumnya tembok diberi sasaran.
·Untuk lebih spesifik pada cabang
bola basket adalah dengan latihan memasukkan
bola ke keranjang tepat di bawah
ring.
·Untuk sepak bola dengn latihan
menendang bola ke gawang yang dijaga oleh
seorang pnjava gawang.
j.
Reaksi (Reaction)
Reaksi adalah kemampuan seseorang untuk
segera bertindak secepatnya dalam
menanggapi rangsangan yang ditimbulkan
lewat indera. Contoh latihannya adalah
menangkap bola tenis yang dilempar ke
kanan dan ke kiri oleh orang lain.
2.6 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
Kebugaran Jasmani
Beberapa hal yang mempengaruhi kebugaran jasmani yang
berkaitan dengan
keterampilan antara lain :
·
Umur
Keseimbangan dapat meningkatsesuai umur kronologis antara umur 11 dan 16
tahun, namun angka pencapaian pada anak laki-laki antara 13 dan 15 tahun
tercatat
melambat.
·
Jenis kelamin
Baik anak peremouan ataupun laki-laki meningkat ketangkasan nya sampai 14
tahun,
namun sesudah itu anak perempuan tampak menerun sedangkan anak laki-laki lebih
cepat mencapai kemampuannya. Seiring pertambahan usia, kecepatan reaksi akan
meningkat dan anak laki-laki akan memiliki reaksi yang lebih cepat di banding
anak
perempuan.
·
Genetik
Ketangkasan sebagai an merupakan pembawaan (herediter) meskipun dapat juga di
perbariki melalui latihan.
·
Latihan
Penelitian-penelitian menunjukkan bahwa ketangkasan, keseimbangan, dan tenaga
dapat diperbaiki melelui suatu latihan. Kecepatan gerak juga dapat diperbaiki
melalui latihan baik isotonik maupun isometrik.
2.7 Manfaat Kebugaran Jasmani
Berikut adalah manfaat dari
kebugaran jasmani :
·
Menurunkan Berat Badan dan Mencegah Obesitas
·
Mencegah PenyakitJantung
·
Mencegah dan Mengatur Penyakit Diabetes
·
Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
·
Menambah Kepintaran
·
Memberi Banyak Energi
·
Mengurangi LDL dan Menaikkan HDL
·
Menurunkan Gejala Depresi Ringan dan
Kegelisahan
·
Menurunkan Risiko Kanker Tertentu
·
Melindungi dari Osteoporosis
·
Meningkatkan Citra Diri dan Rasa Percaya Diri
·
Meningkatkan Mood
·
Membuat Awet Muda
BAB III
PENUTUP
3.1. Kesimpulan
Berdasarkan beberapa uraian di
atas dapat di simpulkan bahwa kebugaran jasmani dapat
diartikan sebagai kemapuan fisik untuk melakukan tugas pekerjaan sesuai dengan
bidangnya
tanpa mengalami kelelahan yang berlebih dan mendapat pemulihan yang cepat
seperti pada saat
belum melakukan aktivitas.
Fungsi kebugaran jasmani
adalah untuk mengembangkan kekuatan, kemampuan, dan
kesanggupan daya kreasi serta daya tahan dari setiap manusia yang berguna untuk
mempertinggi
daya kerja dalam pembangunan dan pertahanan bangsa dan negara.
3.2. Saran
Kebugaran jasmani mempunyai fungsi yang sangat penting
bagi kehidupan seseorang dalam
melakukan kegiatan sehari-hari oleh karena itu kita harus rajin melakukan
latihan kebugaran jasmani agar mendapatkan kesehatan tubuh dan tidak mudah
sakit ataupun mengalami kelelahan yang berarti.
Seseorang tidak boleh melakukan olahraga bila sedang demam, punya penyakit
misalnya tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, kencing manis yang tidak
terkontrol, kelainan katub jantung.
DAFTAR
PUSTAKA
Kumpulan Makalah Kebugaran jmasmani
http://pastime-net.blogspot.com/2019/05/makalah-kebugaran-jasmaninhtml?m=1
Siti Romlah, Rona Roikhana, 2015, Makalah Penjaskes Kebugaran Jasmani Kelas X
SMA Muhmmadiyah 06 Paciran.
Wahyu A Aditya, 2017, Kebugaran Jasmani, SMA Negeri Ambulu
file:///C:/Users/ACER/AppData/Local/Temp/5_6107048095927763340-1.pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar